TEACH : TAKE HAND, TOUCH HEART, OPEN MIND
Tampilkan postingan dengan label MANAGEMEN PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MANAGEMEN PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

VISI DAN AKSI


VISI TANPA PROGRAM AKSI,
bagaikan orang bermimpi
PROGRAM AKSI TANPA VISI,
bagaikan orang
berjalan tanpa tujuan
VISI DISERTASI PROGRAM AKSI,
kita dengan mudah dapat
mengubah dunia.

INDAHNYA RAMAH

INDAHNYA RAMAH
                Ramah, sikap orang terhormat dan mulia
                Ramah itu indah
                Ramah itu menyenangkan
                Ramah itu sehat
                Ramah pembuka pintu rezeki
                Ramah penakluk amarah
                Ramah perekat silaturrahmi
                Ramah ladang amal yang melimpah
                Ramah kesan tak terlupakan
                Ramah hemat energi

7 KERJA


7 KERJA  
MENYIAPKAN SDM
SPIRITUAL POWER/SPIRITUAL
( Kerja ikhlas )

EMOTIONAL POWER/EMOSIONAL
(Kerja mawas)

INTELLECTUAL POWER/INTELEKTUAL
(Kerja cerdas)

PHYSICAL POWER/FISIK
(kerja keras)

MANAGEMENT SKILL/MANAJEMEN DIRI
(kerja tuntas)

SOCIAL SKILL/KETRAMPILAN SOSIAL-KEPEMIMPINAN (kerja sama)

PROFESSIONAL SKILL/KETRAMPILAN PROFESIONAL DAN KELEMBAGAAN
serta KERJA dengan MUTU TINGGI
(kerja puas)
 

BERMOTIVASI SUPERIOR


Bermotivasi Superior


Orang Bermotivasi Superior
Orang Bermotivasi Inferior
1.
bagian dari penyelesaian masalah, andalan bagi upaya mengejar prestasi

bagian dari masalah, tidak bisa diandalkan untuk proyek-proyek rintisan karena sikap mentalnya didominasi oleh pikiran "apa untungnya buat aku?"
2.
bekerja dengan semangat I am doing my best , sehingga kualitas kerjanya tinggi. Artinya, nilai tambah dirinya tinggi.
bekerja seadanya, minimalis. Pekerjaannya tidak bermutu. Nilai tambahnya rendah.

3.
memiliki disiplin tinggi, sehingga ia bisa menjadi contoh bagi orang lain. Ia bersemangat, menularkan antusiasme kepada sekitarnya.
bersikap seenaknya, lesu darah, malas, dan gemar mencari kambing hitam bila pekerjaannya tidak selesai. Ia juga suka beredar dan menebarkan virus beracun dengan kebiasaan 5-ng (ngeluh, ngedumel, ngegossip, ngomel, ngeyel).
4.
gigih menghadapi masalah, kreatif memecahkan problem, dan jeli melihat peluang dalam setiap kesulitan.
gampang menyerah, tidak kreatif, dan selalu melihat kesulitan dalam setiap peluang.

5.
cepat maju karirnya karena ia rajin belajar, gemar berguru, dan senang mengasah kemampuan dirinya.
lambat majunya karena ia malas belajar, ogah berguru dan segan memperbarui keterampilan. Ia tergantung pada orang lain sehingga malah jadi beban bagi pimpinannya.
6.
masuk kantor lebih awal dan pulang lebih sore sampai tugasnya tuntas. Produktivitasnya tinggi.
suka datang terlambat, suka curi-curi waktu, tidak sabar menunggu usai jam kantor, dan sangat senang jika ada hari kejepit.
7.
punya sense of belonging yang besar; ia turut memelihara, merawat dan membesarkan perusahaan/lembaga/instansi dengan sikap menyayangi.
tidak peduli pada organisasinya, miskin sense of belonging dan memperlakukan perusahaan/lembaga/instansinya sebagai sapi perahan.
8.
tidak memerlukan pengawasan. Ia dapat bekerja mandiri sehingga energi dan waktu pemimpin dapat digunakan untuk hal lain yang lebih penting.
bagaikan "kuda liar" yang senantiasa memerlukan pengawasan, tali dan kekang. Waktu atasan banyak habis untuk mengawasi mereka.
9.
hatinya dipenuhi oleh emosi gembira, semangat dan suka cita. Loyalitasnya tulus.
tidak pernah puas. Ia selalu resah. Setiap hari rajin membaca iklan lowongan kerja. Loyalitasnya cuma sebatas ada kesempatan baru di tempat lain. Ia siap meloncat setiap saat jika keadaan sudah dinilainya menguntungkan.
10.
dapat berkonsentrasi pada pekerjaannya sehingga hasil kerjanya bermutu dan produktif.
gampang kejangkitan isu, takut pada banyak hal, cepat merasa bosan, dan suka berpikir negatif.

VISI BELAJAR


1.            TANGGUNG JAWAB UNTUK BELAJAR
2.        MAKIN BERDAYA DENGAN BELAJAR
3.      MENGEMBANGKAN STRATEGI BELAJAR

MODEL BELAJAR


1.                 BELAJAR ADALAH MEMBANGUN PEMAHANAM
2.             MENGAJAR ADALAH MENCIPTAKAN SITUASI BELAJAR
3.   MENDIDIK ADALAH MENG “ON” KAN PIKIRAN

THE WINNER


The WINNER is
PRIBADI yang memandang
          KUALITAS sebagai way of life
          PERUBAHAN sebagai  kesempatan berkembang
          BELAJAR sebagai kebiasaan
          INOVASI sebagai cara untuk bersaing

Sabtu, 29 Oktober 2011

TEAM WORK POWER

THE POWER OF TEAMWORK
Sesungguhnya tidak ada pemimpin yang tetap dalam suatu tim.
Seseorang dengan kemampuan tertentu akan mengambil alih pucuk pimpinan
ketika sebuah tim sedang menghadapi persoalan
yang menjadi kompetensi salah satu anggotanya, si calon pemimpin.
Maka, setiap anggota tim dituntut kesediaannya untuk dipimpin atau memimpin.
Karena hakekat terbentuknya sebuah tim adalah
adanya kekurangan masing-masing dalam tim tersebut.
Maka jika anggota tim memiliki kompetensi yang seragam,
dapat dipastikan tim tersebut akan bermasalah.



1. MAINTAINING THE OBJECTIVE AND
JOB DESCRIPTION
(penetapan sasaran dan 
pendelegasian tugas dengan jelas)
Tim akan mengetahui arah aktifitas dan parameter keberhasilan.

2. CHALLENGING
(tantangan)
Memberi tantangan kepada tim sama dengan memberi spirit bagi tim.

3. TRUSTING
(kepercayaan)
Tim akan kuat ketika antara individu
tumbuh kepercayaan.
Kepercayaan akan timbul jika
individu tersebut layak dipercaya.

4. LEADING IS MORE IMPORTANT
THAN MANAGING
(utamakan mengarahkan
dari pada mengatur)
Memotivasi orang yang efektif
bukan dengan perkataan
tetapi dengan sumber pengaruh kepribadian yang kita miliki.
Maka supaya anda memiliki
sumber pengaruh yang besar
lakukanlah setiap apa yang anda ucapkan sehingga
ANDA BERKATA DENGAN PERBUATAN DAN BUKAN
BERBUAT DENGAN PERKATAAN.

5. SHARING LEADERSHIP



Seorang leader bukan menguasai
tapi melayani.

6. HAVING WIN-WIN ORIENTATION
Karakteristik berorientasi win-win adalah mencari manfaat bersama,
bekerja sama, bukan bersaing.
Lebih banyak mendengarkan
secara empatik, berani dan jujur dalam berkomunikasi,
mempercayai segi-segi terbaik orang lain, bersikap adil, dan memusatkan perhatian pada segi positif
serta memberi umpan balik
yang konstruktif pada bidang-bidang
yang memerlukan perbaikan.

7. EMPLOYEE WINS
(Kemenangan sebenarnya adalah kemenangan anggota tim)
Kemenangan karyawan/anggota tim
akan membentuk kemenangan organisasi. Hal ini dikarenakan karyawan adalah pelaku perubahan,
dan SDM adalah sumber daya terbesar dalam sebuah organisasi,
yang memiliki karakter
COMMITMENT, COMPETENCE,
CONGRUENCE, CONFIDENCE.

8. EVALUATING
Evaluasi adalah hal yang paling sulit padahal mempunyai peranan yang sangat penting. Kontrol bukan hanya dilakukan dari atas ke bawah melainkan semua orang yang tergabung dalam tim berperan sebagai controller.